Selamat datang di Kiprah Nusantara News

8 Pukat Gerandong dan 22 ABK Ditangkap

Rabu, 20 Februari 20130 komentar


LANGKAT- Polres Langkat mengamankan delapan pukat gerandong beserta 22 anak buah kapal (ABK) di seputaran Tapakkuda Baru Kecamatan Tanjungpura-Langkat, Selasa (19/2). Keseluruh barang bukti dan tersangka kini diboyong ke markas Polres Langkat guna menjalani pemeriksaan.

KAPAL PUKAT: Sebagian kapal pukat gerandong  diamankan Polres Langkat.//ozie/Sumut pos

KAPAL PUKAT: Sebagian kapal pukat gerandong yang diamankan Polres Langkat.

Waka Polres Langkat, Kompol Drs Safwan Khayat MHum mengatakan penangkapan oleh tim yang dipimpin Kapolres Langkat, AKBP L Eric Bhismo berawal patroli di tengah laut atau tempat kejadian perkara (TKP).
“Tim yang dipimpin Pak Kapolres saat itu melakukan patrol di tengah laut lalu mengamankan 8 pukan gerandong beserta 22 ABK,” kata Safwan Khayat.
Saat ini kata mantan Waka Polres Tebingtinggi itu pihaknya belum berani menjelaskan secara detail tentang keterlibatan 22 ABK dalam pengoperasian pukat gerandong yang kini menjadi polemik antara nelayan tradisional dengan pukat gerandong.”Ini masih kita dalami pemeriksaannya,” kata Safwan.
Kendati begitu, dia menyebutkan bahwa diantara 22 ABK yang diamankan itu merupakan warga Kualaserapuh, Tanjungpura, Langkat yang selama ini mengeluhkan keberadaan pukat gerandong yang mengancam kehidupan nelayan tradisional kepada Polres Langkat.
“Jika yang kita amankan ini terlibat dalam pengoperasian pukat gerandong, gawatlah itu, entah apalagi mau kita bilang, karena nelayan ini yang selama ini mengeluhkan keberadaan pukat gerandong tapi malah mereka yang beroperasi,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu jajaran Polres Langkat sempat disibukkan persoalan pukat gerandong menyusul aksi brutal warga nelayan membakar sekaligus menyandera beberapa kapal pukat gerandong milik pengusaha di sekitaran Langkat.
Puncaknya, peristiwa itu sebabkan bentrok polisi dengan warga nelayan di Mapolres Langkat ketika menginginkan pembebasan 22 rekan mereka yang diamankan di Mapolres Langkat terkait pembakaran maupun penyanderaan itu.
Disinyalir penangkapan delapan kapal pukat gerandong diantaranya juga ada yang berasal kota Belawan berdasarkan informasi warga nelayan Langkat yang sudah menjalin hubungan harmonis kembali dengan polisi pascabentrok.

Share this article :

Posting Komentar