Selamat datang di Kiprah Nusantara News

Ogah Damai

Minggu, 24 Agustus 20140 komentar


Foto: Zaid/Metro Langlat/JPNN Mantan juara tinju nasional disel setelah nonjok Camat Sei Lepan. Wagito S Camat Sei Lepan,mengaku, sudah memaafkan tindakan Kasim padanya. ”Secara kemanusiaan, saya sudah memaafkan Pak Kasim itu. Sejak di Polsek itu sudah diucapkannya, saya sudah memaafkannya. Apa lagi saya dengan Kasim itu tetangga dan tinggal di belakang rumah saya,” ujarnya.
Tapi kalau mengenai proses hukumnya, menurut Camat, tetap dilanjutkan. Karena ini menyangkut marwah dirinya sebagai pejabat negara dan institusi.

”Tentulah hal ini akan menjadi pembelajaran bagi semuanya. Apa yang saya lakukan, menempuhnya melalui hukum sebagai upaya perlindungan marwah itu sendiri,” urainya.

 Wagito juga menceritakan mula kejadian yang menimpanya. ”Yang saya herankan bahwa kejadian itu tiba-tiba. Saya masih di kantor, pakaian lengkap dinas. Tak tahu apa sebabnya, langsung dipanggil dan dipukul bahkan diseret-seretnya. Macam tak berharga sama sekali saya saat itu,” kesalnya.
“Parahnya lagi, staf saya yang ingin memisahpun tak berani. Karena Kasim itu terus-terusan melayangkan tinjunya. Makanya staf saya takut kena tinju. Apalagi memang dia juga bekas petinju Pak.
Share this article :

Posting Komentar