Selamat datang di Kiprah Nusantara News

Aparat Penegak Hukum Tidak Tanggap Permasalahan Korupsi Dana Alokasi Air Bersih Tahun Anggaran 2010 di Dairi

Sabtu, 12 Oktober 20130 komentar


 
 Bupati Dairi Drs KRA Jonny Adinegoro Sitohang 

Kenapaya tidak tanggap Kejatisu,Poldasu, Kejari Sidikalang,Polres Dairi DPRD Sumatera Utara ,DPRD Dairi dan KPK Tentang dugaan Korupsi berjemaah yang dilakukan Bupati Dairi Drs KRA Jonny Adinegoro Sitohang ujar Drs TR Girsang Ketua Badan Penelamat Kekayan Negara (BPKN) sumut  sedangkan sudah ada pengaduan masyarakat ,yang heranya Bupati Drs  Kra Jonny Adinegoro Sitohang ikut pula mencalon menjadi Bupati dairi priode ke II tahun 2013-2018

Peroyek yang dikorupsi ada;ah Proyek Pengadaan alokasi air bersih yang diberikan pusat terhadap kabupaten Dairi pengadaan air bersih sebesar Rp9.862.274.038,00. Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan No.118/PMK.07/2010 tentang pedoman umum dan alokasi dana penguatan disentralisai fiskal dan percepatan pembangunan daerah tahun  2010

Berdasarkan pengaduan masyarakat dan pemantauan memutuskan adanya terindikasi kerugian Negara dan hasil pemantauan tim dilapangan proyek tersebut gagal total dilapangan

1. Sidikalang jumlah dana                                          Rp .1.000.000.000,- Tidak sesuai dengan kontrak
2.Tiga lingga jumlah dana                                           Rp. 1.000.000.000,-  Tidak sesuai dengan kontrak
3.Tanah Pinem                                                                 RP.  1.000.000.000.-  gagal total
4.Lae Parira jumlah dana                                             Rp. 1.000.000.000,- gagal total
5.Sopo Komil jumlah dana                                          Rp.     700.000.000,- gagal total
6.Siempat Nemou Hulu jumlah dana                     Rp.      400.000.000,-gagal total
7.Bakal Jumlah dana                                                      Rp.  1.000.000.000,- gagal total
8.sumbul Pegagan                                                           Rp   1.300.000.000,- gagal total pemborong lari
                                                                                                         -----------------


Total                                                                                        Rp 7.400.000.000,-


Dana alokasi Air Bersih dari pusat Rp 9.862.274.038

Proyek yang dikerjakan                      Rp 7.400.000.000,-
                                                                         -------------------
Proyek Fiktif                                            Rp 2.462.274.038




Dalam pengerjaan semua proyek ini sebagai Kuasa penguna anggaran adalah Bupati Dairi Drs KRA.Jonny Adinegoro Sitohang .Sedang Proyek Fiktif dalam Dana Alokasi Pengadaan air bersih Rp 2.462.274.038,- sedangkan proyek yang gagal Rp 7.400.000.000,-
Proyek Dana Alokasi Air Bersih di Bakal Julu Jumlah dana Rp.1.000.000.000,- gagal total
Amsitar Pasaribu Ass Adminitrasai Umu
Jadi dari hasil investigasi dilapangan negara dirugikan Rp 9.862.274.038,- sebagai pelaksana penguna anggaran adalah Kepala Dinas cipta karya (Tarukim) Dairi ketika itu Kepala Dinas Amsitar Lumban Gaol yang sekarang menjabat Ass Adminitrasi Umum Proyek Alokasi Dana Air Bersih di Tiga Lingga dengan dana Rp 1.000.000.000,- penyelesainya tidak sesuai dengan kontrak Sedangkan pelaksana proyek A. Kacaria pasaribu jabatan sekarang di BAPEDDA Dairi dan sampai sekarang belum ada serah terima laporan pertanggung jawaban Cipta Karya.

Proyek Sumbul
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0nro1VLGxhHN_3VaWe3Tk_TAK5NS0dq7tG59YUcr2kNDdTSvkI8sdy-nA33xcuYqjayNv6zN8ArGfuAdsnq2w0l0mPXov7MfJLKmOLflcoJuUlU7nQL6-RGGQUyN7UfzdTeKUfUr7xVO2/s320/IMG_0006.jpg
Rp.1.300.000.000,- Gagal total karena pemborong Lari
Kec Leapeparera
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy1sTCuueYa7ZqH6D-UyoiqASxiRoDWhsWi3gWzeb8d_shD-IfQXTalnQF9NalCp6CUT2gvWCcGSylIx1z-_qBCLzoZFaPD3ReG2HspnVMk7fZte-hvCYsUe-t7UraduSRxkNUtqHQN5Bl/s320/IMG_0005.jpg
Jumlah dana Rp.1 Miliard gagal total
Tiga Lingga  Jumlah dana Rp.1 Miliar tidak sesuai dengan kontrak
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPro8UO6zMyE7Uw5FVvjwVfELCXZ7Wgm8KLTjVctN0twQifzV_K6mw0cpHMfQk1fWPwnpdI_rrcFrOh81OysdKw98ekivHBIDQ4OTxY88AlXcsVSH91_MWmDRUEJPX0bMfKETQUg-urjdX/s320/IMG_0004.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiwzrD_Mc2mtzoeCWgeHB3iCapqCtEiBeECAKqe_k6smdzAE_em24CtzejCdrDcv6RVvygJETat20-58uTcgJCTApvt1tj3xp4-0qijZYF_kCI4MskOBB2OI_mUtHuBwKTPL10KoePGeTg/s320/IMG_0003.jpg

Kec Tanah Pinem

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCnlSsWabLAq-BdTbqkr9tC7WJrlJUl2lRNl5ZYxdhLuUHvYmwgCYSEe3b4PVx1cGM9zS5Cor2IHQRdd5RhWTeRYl9vW3r6rFd6bdOi20FxChozvS3bKaJwj99vOk367hNm0X4rzP-iFRR/s320/IMG_0002.jpg
Jumlah dana Rp.1 Miliar gagal total

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHZ7cdECQjy7v35q6o_Y5tWfv9gV5TC2_DGpzCrolK2QsIx5iFUWKG0k4yEvxNo6wUN2cfgw9gpLwtKFH0OiFrmnEWSVYwQ3F63sAw_JjktA_9Xq2TJfyjVGyFC8v-k9VL_BCA7UqLW7Zx/s320/IMG_0001.jpg 
 sopo komil jumlah dana Rp.700 Juta Gagal Total



Share this article :

Posting Komentar